
Natal merupakan perayaan Istimewa bagi umat kristiani di seluruh dunia. Natal adalah saat dimana kita mengenang kelahiran Tuhan Yesus Kristus, Sang Juruselamat, yang lahir ke dunia untuk membawa kasih, damai dan keselamatan bagi semua orang. Bagi anak-anak, Natal dapat dipahami sebagai momen penuh sukacita karena Allah sangat mengasihi manusia hingga menghadirkan Putra-Nya ke dunia. Natal mengajarkan kita untuk saling mengasihi, berbagi dengan sesama, hidup sederhana, dan melakukan kebaikan dengan hati yang tulus.
Dalam semangat itulah, SEKAMI St. Herkulanus merayakan Perayaan Natal Sekami sebagai momen kebersamaan yang penuh makna, iman, dan sukacita. Perayaan ini menjadi kesempatan bagi anak-anak untuk tidak hanya bersenang-senang, tetapi juga semakin mengenal dan mencintai Tuhan Yesus melalui berbagai kegiatan yang sederhana, kreatif dan menyenangkan.
Rangkaian kegiatan Natal Sekami diawali dengan mengikuti Perayaan Ekaristi bersama seluruh
umat. Anak-anak SEKAMI dengan penuh antusias mengikuti misa dengan ungkapan Syukur
atas kelahiran Tuhan Yesus. Melalui misa ini, anak-anak diajak untuk menyadari bahwa Natal
bukan sekedar perayaan hadiah dan keseruan, melainkan peryaan iman atas kasih Allah yang
nyata dalam diri Yesus Kristus. Usai mengikuti misa, anak-anak kemudian diarahkan menuju
Ruang Yustinus, tempat berlangsungnya perayaan Natal SEKAMI.
Suasana Natal semakin meriah dengan berbagai penampilan yang dibawakan oleh kakak-kakak
dan adik-adik SEKAMI. Kakak-kakak remaja tampil penuh samangat melalui dance “Santa
Clause Is Coming,“Jingle Bells dan“Last Christmas” dengan wajah ceria dan gerakan yang
lucu, membuat suasana semakin hangat dan penuh tawa. Penampilan ini menjadi bukti bahwa
anak-anak SEKAMI terus bertumbuh, tidak hanya dalam keterampilan, tetapi juga dalam rasa
percaya diri, keberanian dan kebersamaaan.
Puncak acara ditandai dengan penampilan drama kelahiran Tuhan Yesus yang dibawakan oleh
kakak-kakak remaja. Drama ini disajikan dengan penuh penghayatan dan kesungguhan,
mengingatkan seluruh yang hadir akan kesederhanaan kelahiran Yesus di Betlehem.
Penampilan ini mengajak anak-anak untuk kembali merenungkan bahwa Yesus lahir dalam
kesederhanaan, namun membawa kasih yang sangat besar bagi dunia.
Sebagai penutup, Santo Nicholas menyampaikan pesan penuh makna kepada seluruh anak-anak
SEKAMI: “Mari kita semua menjadi anak-anak yang rajin berdoa. Mari berbagi, menolong
sesama, dan berbuat baik setiap hari dengan hati yang tulus, serta selalu menghormati orang
tua.” Pesan ini menjadi peneguhan bagi anak-anak untuk membawa semangat Natal dalam
kehidupan sehari-hari, tidak hanya saat perayaan, tetapi juga dalam sikap dan perbuatan mereka
setiap hari.

